Sedetik untuk Hawamu
Mencoba renungkan kalbu Awan kelam menahanku Temukan ritme yang hilang Dan itu dirimu Seolah berangan kau disini Campakkan nantiku yang sepi Dengarlah syair sampah ini Lemah tak ada kau disini Seandainya ku tak berhenti Menemukan sebuah arti Takkan ada ku disini Sesali kau pun pergi Jalani rasa tak berarti Setiap hariku kau hantui Bilamana kau mencari Tetap ku selalu menanti Sampai kapan... Pelangi sehabis hujan Ku harapkan kan Sedetik untuk hawamu Untuk...cintamu