Refleksi Asmaraku
Amarah dalam asmara
Penuh dengan Cerita
Kisah dimajaskan oleh suka duka
Resah jadi bubuk semua rasa
Pernah kuterima sebuah kisah
Walau air mata harus tumpah
Dimanjakan oleh waktumu
Diakhiri dengan surgamu
Pernah kugenggam tangan hangat itu
Sampai akhirnya kugenggam tangan pucat dinginmu
Kita jadi perhatian manusia kala itu
Daraa...
Aku cuma punya satu sisamu
Yang bisa sekejap runtuhkan air mataku
Prasasti cintamu belum runtuh
Terbangun di lubuk hati pujanggamu
Dara...
Hadirlah malam ini
Duniaku kini tak seindah dunia yang kau tawarkan dulu
Sebentar saja..
Usap air mataku
Seperti dulu...
Comments
Post a Comment