Kolaborasi Seni Dalam Permainan Musik

 

Kolaborasi Seni Dalam Permainan Musik

Kita telah mempunyai pemahaman mengenai pengertian musik sebagai simbol, nilai estetik dalam musik, fungsi musik, dan permainan musik. Pada artikel ini materi akan difokuskan pada kolaborasi unsur-unsur dasar seni tari (gerak) dan seni rupa (imaji atau visual) dalam permainan musik.

Penjelasan dalam artikel ini akan diawali dengan pengertian kolaborasi seni, eksplorasi musik, kolaborasi musik dengan gerak, serta kolaborasi musik dengan. Dalam prosesnya, kolaborasi seni dalam permainan musik bertujuan untuk turut melestarikan nilai-nilai estetik dalam masyarakat dan meningkatkan apresiasi murid terhadap budaya lokal. Berdasarkan tujuan itu maka kolaborasi seni dalam permainan musik diharapkan dapat menjadi wadah bagi murid untuk dapat mengekspresikan gagasan atau ide mereka dalam bidang seni budaya.\

Untuk lebih memahami mengenai kolaborasi seni dalam permainan musik, carilah beberapa referensi dari bermacam-macam sumber. Kalian dapat memiliki pemahaman yang lebih baik dengan mendengar dan menyaksikan beragam aktivitas kolaborasi seni dalam permainan musik yang dilakukan pelaku- pelaku musik, baik dengan menyaksikan pertunjukan musik secara langsung, melihat dokumentasi pertunjukan musik di suatu situs internet (misalnya youtube), mendengarkan dokumentasi audio bermacam-macam karya musik, maupun membaca banyak referensi mengenai instrumen musik.

A. Pengertian Kolaborasi Seni

Kolaborasi seni dapat diartikan sebagai kerjasama dua atau lebih cabang seni. Pernahkah kalian menyaksikan kolaborasi antara musik dengan gerak yang adalah substansi dasar seni tari? Atau, kolaborasi antara musik dengan imaji atau visual yang adalah substansi dasar seni rupa? Atau, kolaborasi antara seni musik, gerak tubuh, dan imaji atau visual dalam suatu pertunjukan? Perhatikan gambar berikut:

Kolaborasi Seni Dalam Permainan Musik

B. Eskplorasi Musik

Kita tentu sering melihat sekelompok orang memainkan musik dengan menggunakan instrumen-instrumen yang sudah kita kenal dengan baik, seperti gitar, drum, atau keyboard. Namun, pernahkah kalian melihat sekelompok orang bermain musik dengan menggunakan alat-alat perkusif sederhana, seperti potongan bambu, botol, bel, atau gelas berisi air yang dipukul dengan sendok?

Kolaborasi Seni Dalam Permainan MusikApakah sekelompok orang yang menggunakan beberapa perangkat perkusif sederhana itu dapat dikatakan memainkan musik? Ingat kembali definisi musik yang telah kalian pelajari. Walaupun hanya menggunakan alat-alat perkusif sederhana, bunyi yang mereka hasilkan tetap dapat disebut musik. Mengapa? Ya. Karena para pemain perangkat perkusif sederhana tersebut menghasilkan bunyi sesuai dengan tema yang diinginkan oleh pembuat musiknya.

Sekarang, sebutkan 3 (tiga) buah perangkat perkusif yang ada di lingkungan sekitar kalian yang dapat digunakan dalam permainan musik. Cantumkan nama ketiga perangkat perkusif tersebut dan gambarnya dalam kolom berikut:

Pada saat ini, alat-alat perkusif sederhana sudah banyak digunakan oleh pemain musik di banyak negara, termasuk Indonesia. Umumnya, alat-alat sederhana itu digunakan oleh pemain musik untuk mengeksplorasi beragam bunyi yang dibutuhkan dalam permainan musik mereka. Dapat dikatakan bahwa eksplorasi bunyi adalah salah satu usaha manusia untuk mengekspresikan gagasan atau ide mereka mengenai kehidupan melalui permainan musik.

C. Gerak Dalam Permainan Musik

Gerakan tubuh seringkali dilakukan seseorang saat tampil dalam suatu acara yang diiringi dengan permainan musik. Umumnya, acara-acara seperti itu menggunakan tema tertentu. Namun, apa pun tema acara, peserta yang turut serta dalam acara itu akan melibatkan gerakan-gerakan tertentu yang dapat dilihat sebagai simbol. Bagi penonton-penonton, gerakan-gerakan itu seringkali dihubungkan dengan nilai-nilai estetik dalam masyarakat dari mana peserta itu berasal.

Tubuh merespon permainan musik yang terdengar melalui gerakan, seperti gerakan tangan, kaki, dan kepala. Dalam permainan musik, gerakan anggota badan itu dilakukan dengan cara-cara tertentu yang dilihat sesuai dengan nilai-nilai keindahan dalam masyarakatnya. Hal ini dapat dipahami karena gerakan tubuh seseorang dilihat sebagai salah satu pola perilaku yang dipelajari orang itu dalam lingkungan masyarakatnya, termasuk keluarga. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar berikut:

Kolaborasi Seni Dalam Permainan Musik

D. Kolaborasi Seni dalam Permainan Musik

Dalam bagian C kita telah mencoba melaksanakan kolaborasi permainan musik dengan pola-pola ragam gerak tangan, kaki, badan, dan kepala. Namun, kolaborasi musik dapat dilakukan pula dengan cabang seni lainnya, misalnya seni rupa. John Paynter (1972) pernah mengemukakan mengenai kemungkinan melibatkan aktivitas lain dalam pembelajaran musik. Hal ini menyebabkan pembelajaran musik dapat dilakukan melalui aktivitas yang bermacam-macam yang dilakukan sesuai dengan potensi dan pengetahuan yang kalian miliki. Berdasarkan pemikiran Paynter itu, cobalah kita kolaborasikan gerak tubuh, properti, dan ekspresi dalam permainan musik. Karya seni rupa apa saja yang dapat kita gunakan dalam kolaborasi seni itu? Perhatikan gambar berikut:

Kolaborasi Seni Dalam Permainan Musik


E.Rangkuman Kolaborasi Seni Dalam Permainan Musik
Kolaborasi seni diharapkan dapat digunakan untuk menghadirkan gagasan dan ide para murid dalam berkesenian, sebagai media hiburan, memperindah, merencanakan, dan menata karya-karya seni yang fungsional dan ekspresif. Kegiatan bereksperimen dan menciptakan seni berakibat pada kebahagiaan seumur hidup pada murid dan dapat digunakan sebagai perangkat untuk berekspresi dan menganalisis karya-karya seni. Salah satu bentuk eksperimen adalah melakukan eksplorasi bunyi.

Eksplorasi sumber bunyi dilihat penting sebab dengan tersedianya beragam bunyi yang dihasilkan oleh sumber bunyi yang beragam, siswa dapat lebih termotivasi untuk melaksanakan kolaborasi seni sesuai dengan pengetahuan dan kemampuan yang mereka miliki. Eksplorasi sumber bunyi dapat dilakukan dengan memanfaatkan barang-barang yang ada di lingkungan sekitar dan memodifikasi alat-alat perkusif yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan mengekspresikan gagasan atau ide para siswa di sekolah dalam bidang musik.

F. Refleksi

Pembelajaran musik melalui aktivitas kolaborasi seni melalui permainan musik mempunyai manfaat yang sangat besar untuk perkembangan wawasan dan kemampuan murid dalam bidang seni, khususnya musik. Kemampuan siswa untuk memahami kolaborasi seni dalam permainan musik tidak hanya meningkatkan sensitivitas murid terhadap lingkungan sosialnya dan meningkatkan apresiasi mereka pada nilai-nilai estetik masyarakat lokal, tetapi juga meningkatkan kemampuan berpikir secara sistematis dan logis yang berkaitan dengan ‘rasa’ (feeling).

Comments

Popular posts from this blog

JENIS, FUNGSI DAN SENI BUDAYA INDONESIA

RANGKUMAN APRESIASI SENI