FILTRASI DUKA LARA
Berapa kisah lagi harus kutulis
dalam kanvas abstrak yang yang ku lukis
menghasilkan karya historis
oleh karsa yang terkikis
aku benci hati yang puitis
selalu menulis ketika terkikis
senyap dan selalu menangis
menahan rasa yang meringis
kapan Masaku akan habis
menghasilkan sajak berbaris-baris
tak kunjung syairku habis
oleh Hidap hidup yang miris
Langit kerap kali menangis
diterpa awan teriak sadis
tumpahkan air yang mendesis...
daratanku dipaksa terkikis..
Comments
Post a Comment