TITIK BUTA

nuansa sepi ala chairil anwar 
sudah bisa kuterjemahkan 
dengan bantuan kita senantiasa abadi
ala Sapardi Joko Darmono

menggiring duka lara ala tere liye
membakar semangat ala rendra
kritis asmara seperti rocky gerung
dan dialuni nada gila jeje boy 

aku tak selemah itu
hati kini bak lahar magma
anggap saja duka sebagai logamnya
semua larut... semua sirna

aku juga tak setegar itu
aku berjalan di kerumunan cahaya
dikililingi ribuan manusia
tapi masih diam di titik buta...

hei Sang Maha
sepelik inikah Naskahku?



Comments

Popular posts from this blog

JENIS, FUNGSI DAN SENI BUDAYA INDONESIA

RANGKUMAN APRESIASI SENI