Jakarta Nowadays
lara... lara.. lara...
jalan jalan malam ini mulai sepi hilangkan letih
lalui hari
diam dan nikmati kopi
janganlah kau hiraukan lagi
jauhi perih
jakartaku penuh dengan ambisi
setiap wajah penuh dengan narasi
menantang hari
jakartaku penuh dengan relasi
paras wajah bukan jadi ekstasi
nilai disini
indah cantik
tak tertarik
baik klasik
kutertarik
penuh luka bukan takdir ilahi
dirimulah yang bisa mengakhiri...
pedih dihati
mengeluhlah tapi jangan berhenti
itu sudah sifat manusiawi
dan mulai lagi....
Comments
Post a Comment